Peterpan Obati Rindu Penggemar Malaysia Setelah 18 Tahun Vakum

Peterpan kembali mengobati kerinduan para penggemarnya di Malaysia lewat konser yang berlangsung meriah setelah 18 tahun vakum tampil di negara tersebut. Ribuan penonton memenuhi arena dan larut dalam suasana nostalgia sepanjang pertunjukan.

Konser ini bukan sekadar ajang reuni, tetapi juga menghadirkan perjalanan musikal melalui lagu-lagu yang membesarkan nama Peterpan pada awal 2000-an. Sejak awal hingga akhir pertunjukan, penonton kompak menyanyikan setiap lirik dan menciptakan atmosfer emosional yang menghidupkan kembali kenangan lama.

Sejumlah lagu populer seperti Topeng, Ada Apa Denganmu, Mungkin Nanti, Tak Bisakah, Bintang di Surga, hingga Semua Tentang Kita menjadi sajian utama malam itu. Deretan lagu tersebut sukses membangkitkan euforia penonton yang hadir sejak konser dimulai.

Penampilan Peterpan juga semakin semarak dengan kehadiran sejumlah musisi ternama. Marcello Tahitoe, Tantri Syalindri, Rony Parulian, Arda Hatna, serta penyanyi asal Malaysia Hael Husaini ikut tampil dalam kolaborasi spesial yang menambah warna pada konser tersebut.

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian ialah penampilan Zah Amirul atau Amirul Hamzah Sarkawi. Juara kompetisi Vokalis Peterpan yang digelar radio ERA itu akhirnya berhasil mewujudkan impiannya untuk tampil bersama Peterpan. Penyanyi asal Sarawak yang kerap disebut mirip Ariel NOAH dari segi wajah dan suara itu mendapat sambutan hangat dari penonton.

Direktur Pulse Project Asia, Boy, menilai sambutan luar biasa dari penonton menjadi bukti bahwa karya-karya Peterpan masih sangat dicintai. Ia memastikan pihaknya akan terus menghadirkan pengalaman konser yang lebih berkesan bagi para penikmat musik.

"Sambutan luar biasa malam ini membuktikan bahwa musik Peterpan memiliki tempat yang sangat istimewa di hati para penggemarnya. Ke depan kami berkomitmen menghadirkan konser-konser dengan pengalaman panggung yang semakin unik dan berkesan," ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Blacksky Enterprise, Thata, bersama Jerry Hend dari INTX Enterprise Indonesia. Menurut mereka, konser ini membuktikan bahwa lagu-lagu Peterpan tetap hidup meski telah melewati hampir dua dekade.

"Peterpan membuktikan bahwa karya mereka tetap hidup di hati berbagai generasi. Bahkan tanpa Ariel sebagai vokalis asli, seluruh arena berubah menjadi ruang karaoke raksasa ketika ribuan penonton menyanyikan setiap lagu dari awal hingga akhir," kata mereka.

Kesuksesan konser ini merupakan hasil kolaborasi Pulse Project Asia dan Blacksky Enterprise dari Malaysia bersama INTX Enterprise dari Indonesia. Acara tersebut juga mendapat dukungan dari Orlaith.Inc., Thousand Years of Media, Sunstrong Entertainment, Honja Global, Omdad Enterprise, Tourism Malaysia, Tourism Selangor, serta dukungan yang disampaikan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Promosi konser turut diperkuat oleh Astro ERA.

Dari sisi produksi, konser tampil megah dengan tata suara berstandar internasional, tata cahaya dinamis, serta visual panggung modern. Ribuan cahaya ponsel yang menyala sepanjang konser semakin memperkuat suasana haru dan nostalgia di antara para penonton.

Dengan antusiasme sekitar 5.000 penonton, konser ini menegaskan bahwa warisan musik Peterpan masih mampu menyatukan penggemarnya di Asia Tenggara.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya