Donggyu TUNEXX Minta Maaf Usai Video Fansign Picu Kritik Soal Apropriasi Budaya
RITMIK.ID – Donggyu dari TUNEXX menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah menuai kritik keras terkait dugaan apropriasi budaya dalam sebuah acara fansign baru-baru ini.
Perhatian publik bermula ketika Donggyu mengenakan thobe, busana tradisional panjang yang umum dipakai pria di berbagai budaya Arab dan Timur Tengah, dalam acara tersebut. Aksi dan gestur yang terekam dalam video kemudian ikut memicu reaksi negatif dari warganet internasional.
Cuplikan video fansign itu menyebar luas di media sosial dan memancing kecaman dari sejumlah penggemar. Banyak yang menilai penampilannya tidak tepat, terutama karena busana tersebut dianggap memiliki konteks budaya dan religius yang penting.
Menanggapi kontroversi tersebut, Donggyu segera mengunggah pesan permintaan maaf melalui aplikasi pesan penggemar. Ia mengaku tidak sepenuhnya mempertimbangkan konteks budaya dan menyatakan bertanggung jawab atas tindakannya.
“Saya ingin dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang merasa tidak nyaman akibat perilaku saya di acara fansign kemarin. Saya benar-benar menyesal atas luka atau ketidaknyamanan yang mungkin saya timbulkan karena kurangnya perhatian saya. Saya juga sangat menyesal karena tidak sepenuhnya mempertimbangkan konteks budaya. Saya bertanggung jawab penuh atas tindakan saya, dan ke depannya saya akan lebih berhati-hati,” tulisnya.
Tak berhenti di situ, Donggyu kemudian mengubah rencana siaran langsung menari untuk penggemar menjadi sesi ngobrol. Dalam siaran tersebut, ia kembali menyampaikan permintaan maaf secara langsung dan menundukkan kepala sebagai bentuk penyesalan.
Kasus ini menjadi sorotan karena kembali memunculkan perbincangan soal sensitivitas budaya di kalangan publik figur, terutama saat tampil di hadapan penggemar dari latar belakang yang beragam.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
