Pongky Barata Ungkap Awal Belajar Gitar Lewat Lagu ‘Abang Tukang Bakso’
RITMIK.ID – Musisi Pongky Barata membagikan kisah awal dirinya mengenal gitar. Mantan vokalis Jikustik itu mengaku sudah mulai bersentuhan dengan alat musik tersebut sejak duduk di bangku sekolah dasar, sebelum kemudian mempelajarinya lebih serius saat SMP.
Pongky mengatakan, lagu anak-anak yang populer menjadi titik awalnya belajar memainkan nada. Ia menuturkan, gitar pada masa itu bukanlah alat musik yang ia pelajari untuk menjadi gitaris panggung, melainkan sebagai sarana memahami musik.
“SD kelas 6, tapi baru serius SMP kelas 1. Lagu pertama ini ya, ‘Abang Tukang Bakso mari-mari sini’, itu. Lagu itu buat belajar,” ujar Pongky Barata saat berbincang dengan reporter Kapanlagi.com, belum lama ini.
Dalam kesempatan itu, Pongky menegaskan bahwa identitas utamanya adalah seorang penyanyi. Menurutnya, kemampuan bermain gitar ia asah untuk membantu komunikasi dengan rekan satu band, terutama ketika ingin menyampaikan ide aransemen lagu.
“Sebenarnya saya agak malu menjawab pertanyaan tentang gitar karena aku tuh bukan gitaris. Aku tuh penyanyi,” ucapnya.
Ia menambahkan, gitar awalnya dipelajari agar dirinya bisa menjelaskan keinginan musikal kepada gitaris di bandnya. Bagi Pongky, instrumen tersebut berfungsi sebagai alat bantu untuk memperjelas visi sebagai penulis lagu dan produser.
“Jadi aku tuh main gitar supaya pada saat itu ya, supaya suatu hari nanti saya bisa memberitahu gitaris saya bagaimana memainkannya, gitu loh. Awalnya cuma gitu,” ungkapnya.
Pongky juga menyebut sejumlah gitaris Indonesia yang ia kagumi, yakni Baim, Dewa Budjana, dan Tohpati. Dari nama-nama tersebut, ia memberikan pujian khusus kepada Tohpati yang dinilainya sebagai musisi serbabisa di industri musik Tanah Air.
“Indonesia saya suka dengan Tohpati. Mas Bontot itu lengkap; gitaris, produser, penulis lagu, orangnya baik, ganteng lagi. Kalau top three gitaris favorit saya di Indonesia itu Mas Baim, Mas Budjana, Mas Tohpati. Baim itu gitaris blues tapi nge-pop-nya jago. Dewa Budjana tidak ada saingannya di dunia. Mas Tohpati sebuah paket yang lengkap,” tuturnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
