Callista Arum Akui Syuting Tumbal Proyek Sangat Mencekam, Sampai Harus Belajar Doa Katolik

09 May 2026 • 02:12 iMedia

RITMIK.ID – Aktris Callista Arum mengaku mendapat tantangan besar saat menjalani syuting film horor terbarunya, Tumbal Proyek. Selain atmosfer lokasi yang mencekam, ia juga harus mempelajari doa-doa Katolik demi mendalami karakternya.

Dalam film tersebut, Callista memerankan Laras, sosok gadis Katolik yang digambarkan sangat religius. Demi menjaga akurasi peran, ia harus menghafal sejumlah doa agar tidak keliru saat proses pengambilan gambar.

"Kalau karakter Laras sendiri menurut aku tantangannya itu adalah belajar doa-doa Katolik ya. Karena kadang-kadang aku suka sampai slip. Untungnya kita kru ada yang Katolik jadi dibantuin," ujar Callista Arum saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).

Selain belajar doa, Callista juga dituntut menyesuaikan dialek Jawa sesuai latar cerita film. Menurutnya, mempertahankan aksen di tengah suasana syuting yang intens menjadi tantangan tersendiri.

"Terus aku harus belajar dialek Jawa juga di sini. Dan menurut aku tantangannya adalah harus berani keseret. Karena setnya benar-benar sangat membantu dan sampai-sampai aku ngerasa ada beberapa scene yang aku kayak nggak acting deh gitu," lanjutnya.

Ia menambahkan, beberapa adegan membuatnya harus tampil lebih berani secara fisik. Bahkan, ada momen tertentu yang membuat dirinya benar-benar larut dalam suasana cerita karena set yang dibangun begitu meyakinkan.

Salah satu adegan yang paling berkesan baginya adalah saat karakter Laras menjalani momen spiritual yang kuat. Adegan itu disebut masih teringat jelas di benaknya meski proses syuting telah rampung beberapa bulan lalu.

Callista juga memuji sutradara Jeropoint yang dinilainya sangat memperhatikan kenyamanan para pemain di tengah proses produksi yang berat. Kekompakan para pemain pun membuat suasana syuting terasa seperti keluarga baru.

Tumbal Proyek dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 13 Mei 2026. Film ini mengangkat isu sensitif mengenai praktik tumbal manusia yang diduga dilakukan demi kelancaran pembangunan proyek.

Film garapan Jeropoint tersebut mengisahkan Yuda (Kiesha Alvaro) yang menyusup ke proyek jembatan besar untuk menyelidiki kematian ayahnya. Dari sana, ia menemukan praktik ilmu hitam yang menumbalkan para pekerja, sekaligus teror gaib yang mengancam keselamatan keluarganya.

Callista berharap penonton tak hanya menikmati ketegangan cerita, tetapi juga bisa mengambil pelajaran moral dari perjuangan Yuda dan Laras dalam membongkar kebenaran.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya