Setahun Usai Tayang di Bioskop, JUMBO Masih Punya Tempat di Hati Masyarakat
RITMIK.ID – Film animasi JUMBO masih mendapat tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia setahun setelah penayangannya di bioskop. Karya sutradara Ryan Adriandhy itu mencatat pencapaian besar dengan melampaui Frozen 2 sebagai film animasi dengan pendapatan tertinggi di Indonesia.
Tak hanya menarik perhatian anak-anak, JUMBO juga dinilai mampu dinikmati oleh penonton dewasa. Karena itu, film ini terus hidup sebagai bagian dari pengalaman keluarga Indonesia, termasuk lewat berbagai aktivitas yang digelar setelah masa tayangnya di bioskop.
Setelah setahun berlalu, karakter Don dan teman-temannya kembali hadir menyapa keluarga Indonesia melalui dua kegiatan di Trans Studio Cibubur dan Taman Safari Indonesia Prigen. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Visinema Studios mengembangkan intellectual property (IP) JUMBO secara berkelanjutan.
“Ketika menciptakan IP yang evergreen, kita harus memikirkan nilai dasarnya. Cerita tersebut perlu memiliki nilai-nilai universal agar dapat diterima oleh semua kalangan,” ujar Herry Salim, Group President & CEO Visinema Studios.
Di Trans Studio Cibubur, kolaborasi bertajuk Serba Serbi Kampung Seruni berlangsung pada 28 Februari hingga 28 Maret 2026. Menjelang puncak acara, digelar audisi menyanyi dan menari bertema Kampung Seruni Mencari Juara untuk peserta berusia maksimal 15 tahun. Dari 68 pendaftar, terpilih 35 grand finalis yang tampil di panggung utama.
Puncak acara berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026, dan dihadiri ribuan pengunjung. Mereka menikmati rangkaian kegiatan, mulai dari permainan interaktif, sesi bincang santai, pemberian penghargaan, hingga penampilan spesial dari Prince Poetiray dan Quinn Salman bersama para finalis.
Sementara itu, di Taman Safari Indonesia Prigen, JUMBO hadir melalui program Mudik ke Kampung Seruni yang digelar pada 14 Maret hingga 14 April 2026. Pengunjung dapat merasakan suasana khas Kampung Seruni dan berinteraksi dengan elemen visual yang merepresentasikan karakter serta cerita dalam film.
“Sahabat satwa dapat berfoto dengan balon Don dan mengunjungi Kampung Seruni, sehingga merasakan langsung suasana seperti di film. Kami berharap ini menjadi pengalaman yang menarik, berkesan, dan hangat bagi pengunjung saat berlibur,” ujar Aliefa R Sophian, PR and Media Supervisor TSI Prigen.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, JUMBO tidak hanya dikenang sebagai film animasi sukses, tetapi juga sebagai IP yang terus berkembang dan dekat dengan keluarga Indonesia.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
